
Tenggulunan – Pada hari Kamis, 13 Juli 2023 telah dilaksanakan rembuk stunting di pendopo Desa Tenggulunan. Rembuk stunting adalah musyawarah yang diselenggarakan di Desa guna mengevaluasi realisasi pembangunan di Desa bidang Kesehatan dan Pendidikan dasar di Desa dan merencanakan kegiatan pada Tahun Anggaran berikutnya dalam rangka konvergensi pencegahan stunting. Rembuk stunting ini berfungsi sebagai forum musyawarah antara bidan desa, KPM, kader kesehatan, PAUD, tokoh masyarakat Desa dengan pemerintah Desa untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan di Desa khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya pembangunan yang ada di Desa.
Rembuk stunting tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari Kecamatan Candi, Pendamping Desa, Bidan Desa, Kader Kesehatan, Guru Paud, tokoh masyarakat, serta unsur lain yang terkait dengan pencegahan stunting. Rembuk stunting tersebut dibuka dengan sambutan Bapak Kepala Desa Tenggulunan, yaitu Akhmad Idom Maun. Dalam sambutan tersebut Bapak Kepala Desa mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu kader kesehatan dan unsur lainnya yang berperan penting terkait pencegahan dan penanganan stunting sehingga Desa Tenggulunan tidak termasuk dalam kategori Desa Lokus Stunting. Setelah sambutan Kepala Desa dilanjutkan dengan sambutan Bapak Kurniawan, SH selaku KASI Pemerintahan Kecamatan Candi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa penanganan stunting merupakan program nasional. Penanganan stunting tidak harus dari hilir, bisa dimulai dan ditangani dari hulu yaitu dimulai dari posyandu remaja, calon pengantin dan sebagainya. Programnya berupa edukasi.
Setelah sambutan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Muhammad Arif yang merupakan Tenaga Ahli dari Kabupaten Sidoarjo dan dilanjutkan oleh Nonong Muslim dan Firdiansyah sebagai Pendamping Desa. Materi yang disampaikan dalam rembuk stunting tersebut yaitu evaluasi rembuk stunting tahun 2023 serta perencanaan untuk tahun 2024; penyampaian laporan konvergensi pencegahan stunting di Desa oleh KPM; diskusi terarah/Focus Group discussion (FGD) terkait pemetaan masalah pada masing-masing kelompok konvergensi stunting yaitu tim PAUD, Posyandu dan Komunitas/keluarga; persentasi masing-masing kelompok terkait masalah yang ditemukan; pembahasan dan penetapan prioritas usulan program/kegiatan berdasarkan persentase laporan hasil konvergensi pencegahan stunting di Desa; dan pembahasan program kerja Rumah Desa Sehat (RDS) tahun 2024.
.jpeg)
.jpeg)
